Taliabu, Publikmalut.id – Puluhan masa aksi dari Koalisi Perjuangan Rakyat (KOPRA) geruduk kantor ULP PLN Bobong untuk menggelar aksi demonstari dalam menyikapi persoalan Listrik yang terus terjadi pemadaman tanpa pemberitahuan. Rabu (07/05/2025).
Dalam orasinya, para demonstran mengungkapkan bahwa, akibat pemadaman listrik yang terus terjadi hingga saat ini berdampak pada kerugian bagi masyarakat, terutama kerusakan alat elektronik.
“Akibat pemadaman bergilir bahkan tanpa pemberitahuan, banyak alat alat elektronik masyarakat yang rusak, baik di kecamatan Taliabu barat sampai ke utara rusak di karenakan adanya pemadaman bergilir dan tanpa informasi awal ke publik,” tutur Jusril Ode, Sekretaris Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) saat menyampaikan orasi di depan kantor PLN.
Pada saat itu, masa aksi meminta kepala ULP PLN kota bobong agar menemui masa aksi guna memberi keterangan terkait masalah yang terjadi. Dalam pernyataannya, kepala PLN Bobong, Ali menjelaskan bahwa saat ini, banyak kendala yang di hadapi oleh PLN Bobong. Selain masalah tekhnis seperti kerusakan pada dua unit mesin juga sulitnya akses ke seluruh jaringan yang ada.
“Menyangkut dengan pemadaman bergilir sebelumnya ada kerusakan yang tidak bisa di lihat dan di deteksi secara kasat mata. Namun anggota kami sudah mengidentifikasi dan mengetahui kerusakan yang mengkibatkan hidup matinya PLN dan saya akan pastikan mulai dari besok, 8 mei 2025 tidak akan mati lagi,” terang Ali.
Meski begitu, pihak ULP PLN Bobong terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat pengguna listrik dengan menghadirkan dua unit mesin sewa yang tidak lama lagi akan beroperasi.
“Ada tambahan 4 unit mesin yang baru di datangkan dan akan kami terima minggu ini jika kapal veri luwuk tiba di pelabuhan kramat,” timpanya
Menanggapi itu, Demonstran memberikan apresiasi kepala ULP PLN Bobong yang telah menemui masa aksi untuk memberikan penjelasan terkait tuntutan aksi. Meski begitu akan ada aksi lanjutan dengan mobilisasi massa yang lebih besar jika masih terjadi pemadaman listrik tanpa adanya pemberitahuan.
“Kami sangat berterima kasih terhadap kepala PLN karna sudah berani menemui masa aksi untuk bertanggung jawab selaku kepala PLN dan memberikan pernyataan yang memuaskan, namum jika masih ada lagi pemadaman tanpa pemberitahuan maka kami akan galang masa sebanyak-banyaknya untuk mengepung kantor PLN,” kecam Jusril Ode selaku Jendral Lapangan dalam aksi unjuk rasa yang di gelar.





