Ternate, Publikmalut.co.id- Aliansi Masyarakat Pulau Hiri (AMPUH) kembali menyoroti masalah Dermaga Hiri, diduga pemerintah Kota Ternate melanggar kesepatan dengan Warga Hiri,(19/9/2024).
Pasalnya Pemkot Ternate pada tahun 2023 lalu bersepakat dengan Warga Pulau Hiri, untuk membuat Desain Dermaga posisi breakwater tepat berada pada arah golombang, namun fakta pelaksaanya berbeda.
Dermaga Hiri tersebut berada di Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.
Karena tidak sesuai dengan kesepakatan dan perencanaan awal, salah satu Pemuda Hiri Mewakili AMPUH, Wawan Ilyas, MA., Saat konferensi Pers di Caffe Kofia, ia bilang “perubahan desain master plan Dermaga Hiri sudah melanggar kesepakatan awal antara masyarakat Pulau Hiri dan Pemerintah Kota Ternate pada tahun 2023 lalu,”
Menurutnya perubahan desain Master Plan secara tiba-tiba tersebut merupakan pembohongan publik termasuk bentuk tidak menghargai seluruh masyarakat Hiri.
“kami merasa dipermainkan karena pembohongan seperti ini sudah berulangkali dilakukan oleh pemerintah, dalam desain terbaru, posisi breakwater tepat berada pada arah gelombang pintu masuk dan tembatan perahu, ini bisa membahayakan jika tetap dipertahankan,” Tegas Wawan
Pemkot Ternate melalui Akun Metsos RelawanTauhidSoleman24 unggah Desain Master Plan yang bukan disepakati oleh Warga Hiri.
“Kami tetap komitmen pada desain atau gambar skema yang sudah disepakati bersama, Pemkot telah melanggar MoU (Memorandum of Understanding) yang telah ditandatangani sejak 1 Februari 2023. Dalam waktu dekat kami akan menggugat pemerintahan kota Ternate,” Tutupnya.





