Taliabu, Publikmalut.co.id- Sekertaris Pemuda Demokrasi Indonesia (PDI) Awin minta Kejaksaan Negri Pulau Taliabu, periksa Gasberd Tani, terkait sejumlah kelapa Desa yang ia lindungi,(30/12/2024).
Pasalnya lebih dari Duapuluh Desa yang sudah dilaporkan ke Gasberd Tani, namun sejumlah Desa tersebut tetap mulus, diduga lakukan kongkalikong dengan pihak Inspektorat. peyimpangan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) disetiap Desa bermasalah, sepanjang tahun anggaran 2020 sampai tahun 2024, terbukti sejumlah Kades sudah dilaporkan oleh pihak BPD maupun warga Desa, namun sampai saat ini belum juga diproses sesuai harapan pelapor, seperti Desa Langganu, Desa Jorjoga, Desa Keramat, Desa Kabuno dan Desa-Desa lain.
“Sudah beberapa Desa yang dilaporkan ke Istansi Inspektorat namun belum juga mereka tindaki, anehnya kepala Desa tersebut jika melakukan proses pencairan tidak ada hambatan, sala satunya Desa Langganu beberapa pengadaan fiktif dan pembangunan mangkrak, terlihat mulus pencairanya, adalagi penyelewangan Anggaran Bundes Kades Kabuno, tidak hanya itu mantan Kades keramat juga yang sampai saat ini aman-aman saja dimata Inspektorat dan masi banyak Desa lagi,” kata Awin.
Awin selaku Sekertaris (PDI) menduga ada kongkaliokong secara berjamaah antara pihak Desa dan Inspektorat bagaimana tidak, sejumlah Desa di Taliabu, banyak pekerjaan yang fiktif dan mangkrak tetapi Inspektorat menandatangani RPJMDes dan Lpd kepala Desa tersebut, padahal fakta lapangan dan admistrasi tak sesuai.
“Bagiamana mungkin fakta lapangan tidak selesai tetapi inspektorat menandatangai RPJMDes dan Lpj kepala Desa, seharusnya pihak Inspektorat monitoring kesetiap Desa kalau memang sesuai fakta dengan Adimistrasi maka layak untuk dicairkan, jadi kami pantas duga ada permainan antara pihak Desa dan Inspektorat,” tegasnya.
Pihaknya juga berharap kepada APH agar lebih serius memperhatikan keungan Negara lewat sejumlah kepala Desa yang ada di Pulau Taliabu, karna hal itu bagian dari kejahatan.
“Saya berharap kepada APH agar diperiksa Kepala Inspektorat Gasberd Tani soal Adimistrasi Desa diseluruh Desa, banyak kepala-kepala Desa yang ia lindungi sampai saat ini, padahal disetiap Desa ditaksir ratusan juta para kepala Desa simpangkan uang Desa” tutupnya.
(Red)





