SANANA, publikmalut.co.id — Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sula dari Komisi III, yakni Ramli Tidore, Moh. Azwan Soamole, dan Irham Soamole, bersama Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), bergerak menuju lokasi banjir di Desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kamis (12/3/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak banjir setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Langkah cepat ini merupakan bentuk respon pemerintah daerah bersama DPRD guna memastikan situasi di lapangan sekaligus menyiapkan langkah penanganan darurat bagi warga yang terdampak bencana.
Selain melakukan peninjauan, tim juga akan melakukan pendataan terkait jumlah rumah warga yang rusak maupun terendam, serta mengevaluasi kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan akibat luapan air.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, Ramli Tidore, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab DPRD untuk memastikan pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata dalam menangani dampak banjir yang dialami masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kondisi warga yang terdampak harus menjadi perhatian serius, khususnya bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan atau terendam air.
“Kami bersama BPBD dan PUPR turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi riil di lapangan. Hasil peninjauan ini nantinya akan menjadi dasar untuk mendorong langkah penanganan yang cepat, baik dalam membantu warga terdampak maupun mencari solusi agar kejadian serupa tidak terus berulang,” ungkap Ramli.
Ia juga menambahkan bahwa Komisi III DPRD akan terus mengawal proses penanganan banjir tersebut, termasuk mendorong langkah penanganan jangka pendek dan jangka panjang agar masyarakat merasa lebih aman, terutama saat musim hujan tiba.





