ORANG TUA SISWA PROTES, IJAZAH SD MUHAMMAD RISKY DIDUGA DITAHAN KEPSEK SD NEGERI 1 JORJOGA

Taliabu, publikmalut.co.id – Kepala Sekolah SD Negeri 1 Jorjoga diduga sengaja menahan ijazah milik Muhammad Risky, atau yang akrab disapa Iki. Saat Risky mendatangi sekolah untuk mengambil ijazahnya, pihak sekolah justru menyampaikan bahwa data dirinya tidak terdaftar di sistem Dapodik, sehingga tidak memiliki ijazah SD, sebagaimana disampaikan langsung oleh kepala sekolah.

Namun, pernyataan tersebut dibantah keras oleh orang tua Risky. Melalui sambungan telepon WhatsApp pada Rabu malam, 9 Oktober 2025, Muhammad Saleh, ayah Risky, mempertanyakan kejanggalan tersebut.
“Kalau memang anak saya tidak punya ijazah dan datanya tidak ada di Dapodik, lalu kenapa dia bisa ikut ujian nasional dan bahkan mendapat surat keterangan lulus untuk mendaftar ke SMP?” ujarnya dengan nada kecewa.

Bacaan Lainnya

Saleh menuturkan, anaknya telah bersekolah di SD Negeri 1 Jorjoga sejak kelas 1 hingga kelas 6, bukan siswa titipan seperti yang disangka. Selama enam tahun itu, Risky aktif mengikuti proses belajar mengajar hingga akhirnya mengikuti ujian nasional bersama 25 siswa lainnya, di mana ia meraih peringkat ke-11.

“Anak saya benar-benar sekolah di sana, bukan fiktif. Jadi saya minta pertanggungjawaban dari pihak sekolah karena kami merasa diperlakukan tidak adil,” tegas Saleh.

Akibat kejadian ini, Muhammad Risky kini tidak lagi bersekolah di SMP Jorjoga, meskipun sebelumnya sudah sempat belajar selama dua bulan. Ia memilih berhenti karena merasa malu dan kecewa lantaran ijazah SD-nya belum diberikan.
“Saya hanya ingin keadilan untuk anak saya,” tutup Saleh dengan nada sedih.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *