Taliabu, publikmalut.co.id – pemuda yang tergabung dalam Aliansi Taliabu Bersatu (ATLAS) mengadakan protes dengan simbolis membakar 1000 lilin di bundaran pusat ibu kota Bobong kabupaten pulau taliabu.
Protes yang di barengi dengan pembakaran 1000 lilin pada hari Jum’at 1 agustus 2025 Jam, 08:45 WIT, mengkonfirmasi terkait dengan Ketidak pastian pemerintah provinsi maluku utara yang tidak masukan kabupaten pulau taliabu dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) thn 2025-2029.
Dengan kekecewaan yang begitu mendalam terhadap pemerintah provinsi maluku utara dalam aksi narasi yang di sampaikan bahwa akan bergabung dengan provinsi sulawesi timur yang sementara dalam tahapan pengusulan. Pungkas Bung Jusril
Padahal sudah kurang lebih 13 tahun kabupaten pulau taliabu mekar, belum pernah tersentuh dalam proyek pembangunan dari pemerintah provinsi maluku utara. Kekecewaan itu makin mendalam ketika dalam kajian RPJMD tidak masukan kabupaten pulau taliabu untuk pengembangan pembagunan 5 tahun kedepan.
pemuda Atlas bersepakat untuk menyebarkan 1000 lilin sebagai bentuk perlawanan kepada kebijakan yang tidak setara kepada masyarakat pulau taliabu. Lebih dari itu sebagai bentuk duka terhadap pemerintah provinsi maluku utara yang saat ini tidak memperhatikan kabupaten taliabu untuk lepas dari ketertinggalan dalam pembangunan. Ungkap Jusril





