Musyawarah PCNU Kabupaten Kepulauan Sula Segera Digelar, Menunggu Kepastian Jadwal Ketua PBNU dan PWNU

Sanana, publikmalut.co.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kepulauan Sula memastikan Musyawarah Cabang (Muscab) akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

 

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan agenda organisasi tersebut saat ini masih menyesuaikan dengan jadwal Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) yang direncanakan hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut.

 

Ketua Panitia Muscab PCNU Kabupaten Kepulauan Sula, Abubakar Umanahu, S.PdI , menyampaikan bahwa seluruh persiapan teknis dan administrasi terus dimatangkan agar pelaksanaan musyawarah dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.

 

Menurut Abubakar, Muscab merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkat cabang yang memiliki peran strategis dalam melakukan evaluasi program kerja, menyusun arah kebijakan organisasi ke depan, serta memilih kepengurusan baru yang akan memimpin PCNU Kabupaten Kepulauan Sula pada periode berikutnya.

 

“Kami terus melakukan koordinasi dengan Pengurus Wilayah maupun Pengurus Besar Nahdlatul Ulama terkait jadwal pelaksanaan Muscab. Insya Allah kegiatan ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat setelah menyesuaikan agenda Ketua PBNU dan Ketua PWNU yang direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut,” ujar Abubakar Umanahu.

 

Ia menegaskan bahwa dalam tradisi dan etika organisasi Nahdlatul Ulama, setiap pelaksanaan Konferensi Cabang maupun Musyawarah Cabang harus dilaksanakan sesuai mekanisme yang diatur dalam AD/ART dan Peraturan Perkumpulan NU.

 

Karena itu, sebelum Muscab digelar, panitia dan pengurus wajib memastikan seluruh tahapan administrasi, termasuk rekomendasi serta persetujuan dari jenjang organisasi di atasnya, telah terpenuhi.

 

“Sebagai bagian dari tata kelola organisasi yang baik, pelaksanaan Muscab harus mendapatkan persetujuan dan legitimasi organisasi sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini penting untuk menjaga tertib organisasi, keabsahan forum, serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan yang ditetapkan oleh PBNU,” jelasnya.

 

Abubakar Umanahu menambahkan, kehadiran pimpinan PBNU dan PWNU diharapkan dapat memberikan arahan serta penguatan kepada seluruh kader dan warga Nahdliyin di Kabupaten Kepulauan Sula dalam memperkuat peran organisasi di bidang keagamaan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, dan pembangunan daerah.

 

Panitia juga mengajak seluruh pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), badan otonom, serta warga Nahdliyin di Kabupaten Kepulauan Sula untuk menyukseskan pelaksanaan Muscab sebagai momentum konsolidasi organisasi dan penguatan ukhuwah Islamiyah.

 

Musyawarah Cabang PCNU Kabupaten Kepulauan Sula diharapkan menjadi forum yang melahirkan gagasan-gagasan konstruktif demi kemajuan organisasi serta peningkatan kontribusi Nahdlatul Ulama bagi masyarakat dan pembangunan daerah di Kabupaten Kepulauan Sula.

 

Selain itu, Muscab juga menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan serta menjawab kebutuhan umat di masa yang akan datang, dengan tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip organisasi, etika permusyawaratan, dan ketentuan AD/ART Nahdlatul Ulama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *