PULAU TALIABU, publikmalut.co.id – Pelaksanaan pembentukan dan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Pulau Taliabu mendapat perhatian dari dua organisasi kepemudaan besar di daerah tersebut, yakni PC GP Ansor dan DPC Gerakan Pemuda Marhaenisme (GPM). Keduanya menyayangkan tidak disebutkannya keberadaan organisasi kepemudaan (OKP) yang hadir secara resmi dalam rangkaian kegiatan tersebut.29/12/2025
PC GP Ansor dan DPC GPM tercatat hadir serta memberikan rekomendasi dalam Musorkab KONI. Namun demikian, dalam sambutan Sekretaris Umum KONI Provinsi Maluku Utara Mansur Sangaji, S.H maupun Wakil Bupati Pulau Taliabu, kedua organisasi tersebut tidak disampaikan, sedangkan PSSI di sebut dengan lantang, sehingga menimbulkan pertanyaan terkait mekanisme penyampaian informasi oleh panitia.
Perwakilan PC GP Ansor Pulau Taliabu, Sahabat Mahli, selaku Wakil Ketua I GP Ansor, menyampaikan bahwa pihaknya menghormati jalannya Musorkab, namun berharap ke depan terdapat penghargaan yang proporsional terhadap seluruh unsur yang terlibat.
“Kami hadir secara resmi dan membawa rekomendasi organisasi. Tidak disebutkannya OKP yang hadir tentu menjadi catatan evaluasi bersama, agar ke depan koordinasi dan komunikasi dapat berjalan lebih baik,” ujar Mahli.
Hal serupa disampaikan Jusril Ode, Sekretaris DPC GPM Pulau Taliabu. Ia menekankan pentingnya profesionalisme panitia dalam menyiapkan daftar undangan dan peserta kegiatan, khususnya pada forum strategis yang melibatkan banyak unsur.
“Kami menyayangkan kejadian ini. Kami tidak ingin berspekulasi, apakah ini akibat kelalaian administratif atau kurangnya koordinasi. Namun yang jelas, hal ini perlu menjadi bahan evaluasi agar tidak terulang pada kegiatan serupa di masa mendatang,” kata Jusril.
Menurutnya, Musorkab KONI idealnya menjadi ruang kebersamaan yang mengakomodasi seluruh elemen, termasuk organisasi kepemudaan yang selama ini aktif mendukung pembinaan olahraga dan pembangunan sumber daya manusia di Pulau Taliabu.
PC GP Ansor dan DPC GPM berharap pihak penyelenggara dapat melakukan evaluasi internal serta menyampaikan klarifikasi guna menjaga iklim kemitraan yang sehat antara KONI, pemerintah daerah, dan organisasi kepemudaan.
Kedua organisasi menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung kemajuan olahraga di Kabupaten Pulau Taliabu melalui sinergi yang terbuka, profesional, dan saling menghargai.





