Rp500 Juta Dana Desa Sekom Diduga Raib, Warga Desak APH Seret Kades ke Meja Pemeriksaan

SANANA, publikmalut.co.id – Dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2024 di Desa Sekom, Kecamatan Sulabesi Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, memicu kemarahan warga. Kepala Desa Sekom, Kisman Duwila, dituding menggelapkan anggaran lebih dari Rp500 juta untuk sejumlah proyek yang diduga fiktif.

Proyek yang dipersoalkan meliputi pekerjaan jalan tani senilai Rp170.418.200 serta pembangunan jalan desa dan selokan sebesar Rp329.700.343. Warga menilai pekerjaan tersebut tidak terealisasi sebagaimana mestinya, bahkan diduga tidak ada wujud fisiknya di lapangan.

Bacaan Lainnya

Salah satu warga, Calo, menegaskan bahwa Aparat Penegak Hukum (APH) tidak boleh tinggal diam atas dugaan penyimpangan anggaran yang nilainya fantastis tersebut. Ia mendesak agar kepala desa segera dipanggil dan diperiksa secara menyeluruh.

“Ini uang rakyat, bukan uang pribadi. APH harus segera turun tangan, panggil dan periksa Kades. Jangan ada pembiaran,” tegasnya, Selasa (17/2/2026).

Warga juga menuntut proses hukum berjalan secara transparan dan tanpa tebang pilih. Mereka meminta pertanggungjawaban penuh atas penggunaan Dana Desa dan mendesak agar sanksi tegas dijatuhkan apabila dugaan penggelapan tersebut terbukti.

“Mustahil desa bisa berkembang kalau anggaran yang seharusnya untuk pembangunan justru diduga diselewengkan,” tambahnya dengan nada geram.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Sekom, Kisman Duwila, belum memberikan klarifikasi meski telah dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *