Taliabu, publikmalu.co.id – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Pulau Taliabu melakukan silaturahmi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan setempat guna membangun kolaborasi dalam pengembangan sektor perikanan, Kamis (20/3/2026).
Pertemuan tersebut dilakukan sebagai upaya memaksimalkan potensi perikanan di Kabupaten Pulau Taliabu, sekaligus memanfaatkan berbagai program kementerian serta peluang kerja sama dengan pihak ketiga, termasuk sektor swasta.
Ketua BPC HIPMI Pulau Taliabu, Faisal Syahlan, mengatakan pertemuan tersebut merupakan langkah awal untuk membangun kolaborasi antara HIPMI dan pemerintah daerah dalam pengembangan sektor perikanan dan kelautan.
Ia menuturkan, sebagai mitra pemerintah, HIPMI memiliki tanggung jawab untuk turut mengawal proses pembangunan, terutama dalam mendorong peningkatan ekonomi daerah.
“Kami juga mendorong proses tabulasi data potensi perikanan dan kelautan untuk meningkatkan ketertarikan investasi di Taliabu. HIPMI memiliki anggota di berbagai desa yang bisa turut membantu proses pendataan jika dibutuhkan,” ujar Faisal.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pulau Taliabu yang baru saja di Lantik beberapa waktu lalu, Pak Ismail Tiu, menyambut baik inisiatif yang disampaikan oleh BPC HIPMI Taliabu.
Menurutnya, APBD Taliabu Saat ini cukup terbatas akibat kebijakan efisiensi anggaran, tapi itu tidak serta merta menhentikan langkah kita, yang perlu kita maksimalkan adalah kerja sama berbagai pihak sangat diperlukan untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami menyambut baik apa yang disampaikan. Baik saran soal Kampung Nelayan Merah Putih (KMNP), Soal Kredit KUR Nelayan, dan pengontrolan dan penertiban proses memanen telur ikan terbang di beberapa desa di Taliabu, maupun soal Bantuan-bantuan dari Kementrian, termasuk soal penguatan mapping potensi perikanan dan jumlah nelayan yang akan menjadi basis data kita. Tentunya Kerja sama berbagai pihak sangat diperlukan untuk mendongkrak PAD di Kabupaten Pulau Taliabu. Kami akan mendukung langkah-langkah yang dapat menarik investasi di sektor perikanan,” kata Ismail.
Ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah salah satunya dinas perikanan dan HIPMI dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan potensi perikanan di daerah tersebut.
Sekedar informasi bahwa kredit KUR nelayan adalah program yang diperuntukan oleh pemerintah kepada para nelayan, dalam segmentasi pengadaan kelengkapan alat tangkap, baik mesin, jaring dan alat lainnya, untuk lebih jelasnya bisa berkoordinasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Pulau Taliabu.





