Warga Umaloya Pertanyakan Proyek Normalisasi Kali yang Diduga Fiktif, APH Diminta Turun Tangan

SANANA, publikmalut.co.id – Masyarakat Desa Umaloya dibuat heran setelah mencuat dugaan adanya proyek normalisasi kali yang tidak pernah dikerjakan, meski tercatat dalam dokumen anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Sula untuk tahun 2023 dan 2024.

 

Bacaan Lainnya

Dalam dokumen yang beredar, tercantum pekerjaan Normalisasi Kali Desa Umaloya pada tahun 2023 dengan nomor kontrak 02.PLPK/PPK/SPK/DPUPR-KS/IV/2023 tertanggal 6 April 2023. Namun warga menegaskan bahwa aktivitas pekerjaan tersebut tak pernah terlihat sama sekali.

 

Seorang warga yang tinggal persis di bantaran Kali Umaloya mengaku tidak pernah menyaksikan ada alat berat atau kegiatan pembersihan sungai sepanjang tahun itu.

 

“Kalau memang ada pekerjaan normalisasi, kami yang tinggal di pinggir kali pasti tahu. Tapi kenyataannya, tidak ada satu pun aktivitas. Ini sangat mengecewakan,” ujar warga tersebut yang enggan disebutkan namanya. 4/12/2025

 

Dugaan yang sama berulang di tahun anggaran 2024. Meski dalam laporan pertanggungjawaban Dinas PUPR tercatat proyek Normalisasi Kali Umaloya dengan nomor kontrak 17.PLPK/PPK/SPK/DPUPR-KS/IV/2024 pada 1 Maret 2024, kondisi lapangan justru tetap tidak menunjukkan adanya pekerjaan.

 

“Baik tahun 2023 maupun 2024, tidak ada normalisasi sama sekali. Laporan ada, realisasi tidak ada,” tegasnya.

 

Temuan ini menimbulkan tanda tanya besar terkait transparansi dan tata kelola anggaran di Dinas PUPR Kepulauan Sula. Masyarakat pun mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera memeriksa Kadis PUPR dan pihak terkait guna memastikan apakah proyek tersebut benar-benar dilaksanakan atau sekadar tercantum dalam dokumen laporan keuangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *