Ternate, Publikmalut.co.id- Menghadapi pemilihan kepala daerah pada November mendatang, dua mantan narapidana turun tangan mendukung pasangan Sashabila Mus dan La Ode Yasir.
Akademisi Universitas Khairun Ternate Jainul Yusup mengatakan, pemilihan kepala daerah di Taliabu kali ini cukup alot. Pasalnya, dua klan mus sama-sama pasang badan untuk menang di pemilihan kepala daerah pada november mendatang. Citra Puspasari Mus di dukung oleh aliong mus, Alien Mus, Fifian Adeningsi Mus. Sedangkan sashabillah mus didukung ayah kandungnya Ahmad Hidayat Mus, Zail Mus dan Zainal Mus. “Namun AHM dan Zainal Mus ini mantan narapidana kasus korupsi bandara bobong dan itu dipersoalkan,” ungkapnya.
Mantan Komisioner Tidore kepulauan ini menjelaskan, kepercayaan publik terhadap AHM dan Zainal Mus sudah menurun dan itu akan menjadi tolak ukur di kalangan masyarakat. Dipastikan, hanya minoritas yang mendukung anak mantan narapidana alias Sashabila. Ini disampaikan karena AHM dan Zainal Mus mempunyai rekam jejak buruk yang merugikan masyarakat taliabu dan ini cukup berpengaruh pada pasangan Saya Taliabu. Sedangkan mayoritas akan mendukung Citra-Utuh. “Misalkan Sashabila terpilih, bisa jadi AHM yang akan mengatur pemerintahan di Taliabu” tegasnya.
Dia menambahkan, AHM menceritakan tentang keburukan aliong dan citra di depan publik saat deklarasi pasangan calon bupati Sashabila mus dan la ode yasir (Saya Taliabu). Sebetulnya, AHM telah menjelekkan diri sendiri dan aibnya sendiri. “Aliong tidak terbukti kasus apapun, sedangkan AHM dan Zainal Mus adalah mantan Narapidana,” tegasnya.
Diharapkan, masyarakat harus cerdas untuk memilih pasangan. Sashabila maju sebagai bupati karena atas dukungan AHM dan kemauanya sendiri untuk membawa perubahan di Taliabu. “Seharusnya Citra dan Sashabila harus duduk bersama dan bicara soal masalah ini,” pungkasnya.
(Red)





