PC Fatayat NU Kepulauan Sula Gelar Konferensi Cabang Ke-III: Teguhkan Semangat Penguatan Kaderisasi Perempuan

Kepulauan Sula, publikmalut.co.id – Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Kepulauan Sula resmi menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) Ke-III, yang tahun ini mengusung tema besar: “Menguat Bersama, Maju Bersama untuk Perempuan Indonesia dan Peradaban Dunia.”

 

Bacaan Lainnya

Dalam sambutan pembuka, Ketua PC Fatayat NU Kepulauan Sula, Faujia Buamona, menegaskan bahwa momentum Konfercab menjadi titik penting bagi seluruh perempuan Fatayat di Sula untuk bergerak bersama membangun organisasi. Ia menekankan peningkatan kaderisasi dan penguatan struktur sebagai prioritas utama.

 

“Sudah saatnya seluruh kader Fatayat bergerak lebih solid. Penguatan kaderisasi adalah kebutuhan mendasar, apalagi salah satu syarat menjadi Ketua PC Fatayat adalah harus memiliki legalitas kaderisasi yang jelas,” ungkapnya.

 

Faujia juga berharap, Konfercab Ke-III mampu menghasilkan keputusan yang membawa perubahan positif tidak hanya bagi kader Fatayat, tetapi juga bagi warga Nahdliyin serta masyarakat Kepulauan Sula secara luas. Ia menegaskan pentingnya pembentukan pengurus kecamatan dan ranting yang sesuai mekanisme kaderisasi demi memperkuat gerak organisasi di tingkat akar rumput.

 

Sementara itu, Dewan Pembina Fatayat NU Kepulauan Sula, Ibu Nyai Amin Tidore, S.Pd.I., dalam arahannya menekankan dua hal penting sebagai tujuan utama Konfercab kali ini:

 

Memilih pemimpin yang benar-benar memiliki loyalitas dan kesungguhan dalam mengurus organisasi.

Senantiasa memohon petunjuk Allah SWT agar seluruh kader Fatayat diberi kekuatan dan loyalitas dalam menjalankan amanah organisasi.

 

Dalam kesempatan berikutnya, Ketua Muslimat NU Sula, Ibu Nyai Nurdalifah Buamona, turut memberikan nasihat sekaligus membuka acara secara resmi. Ia mengajak seluruh kader untuk tetap optimis dan bersemangat mengembangkan organisasi, meskipun berada di wilayah timur yang memiliki tantangan tersendiri.

 

“Kita harus tetap bergandengan tangan. Perlu kolaborasi dengan pemerintah serta berbagai elemen masyarakat untuk mewujudkan tujuan organisasi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi dan pemberdayaan perempuan muslim sebagai upaya peningkatan kualitas perempuan Sula secara menyeluruh.

 

Konfercab Ke-III ini turut dihadiri berbagai pimpinan badan otonom NU dan organisasi terkait, antara lain:

 

Sarfudin Sapsuha, S.Hi., M.H – Wakil Ketua PCNU Sula

Nurdalifah Buamona – Ketua PC Fatayat NU Kepulauan Sula

Sahabuddin Lumbessy – Ketua PC IKA PMII Kepulauan Sula

Ahmada Sapsuha, S.Hi – Sekretaris PC GP Ansor Kepulauan Sula

Ustad Yusuf Muhammad – Ketua Rijalul Ansor Kepulauan Sula

Serta seluruh pengurus dan anggota Fatayat NU dari 12 Pimpinan Kecamatan di Kepulauan Sula.

 

Dengan antusiasme dan komitmen kolektif tersebut, Konfercab Ke-III Fatayat NU Kepulauan Sula diharapkan menjadi pijakan baru untuk memperkuat peran perempuan Nahdlatul Ulama dalam membangun masyarakat dan peradaban.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *