HMS Biologi UNUTARA Kukuhkan Pemimpin Baru, Rafika Lasifun Terpilih di MUBES Ke-II

Sula, publikmalut.co.id – Himpunan Mahasiswa Sains Biologi Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (HMS Biologi UNUTARA) berhasil menyelenggarakan Musyawarah Besar (MUBES) Ke-2 pada Sabtu, 22 November 2025, dengan mengangkat tema “Mewujudkan Regenerasi Kepemimpinan yang Solid, Inovatif, dan Berintegritas.”

 

Bacaan Lainnya

Ketua Umum HMS Biologi UNUTARA, Rosita Ruhuteru, dalam keterangannya seusai pembukaan menjelaskan bahwa MUBES yang berlangsung di Sekretariat PW GP Ansor Maluku Utara tersebut merupakan forum tertinggi organisasi dalam menetapkan pemimpin baru untuk melanjutkan program kerja. Ia menekankan bahwa MUBES Ke-2 memiliki peran penting dalam melahirkan generasi penerus yang mampu menjaga konsistensi organisasi, menghadirkan gagasan segar, serta mempertahankan nilai moral dan tanggung jawab kelembagaan.

 

“Terlaksananya MUBES Ke-2 dengan tema ini menunjukkan semangat perubahan sekaligus harapan agar HMS Biologi terus berkembang menghadapi dinamika akademik dan tantangan masa depan,” ujar Rosita, yang kini memasuki masa demisioner.

 

Melalui proses sidang pleno yang berlangsung demokratis dan penuh musyawarah, peserta MUBES secara resmi menetapkan Rafika Lasifun sebagai Ketua Formatur Terpilih HMS Biologi UNUTARA untuk periode 2025–2026.

 

“Terpilihnya Ketua Formatur ini mencerminkan besarnya kepercayaan peserta MUBES untuk membawa organisasi menuju arah yang lebih maju, solid, dan kompetitif,” tambah Rosita atau yang akrab disapa Sita.

 

Dengan lahirnya kepemimpinan baru, diharapkan terbentuk struktur pengurus yang mampu bekerja kolaboratif, menghadirkan inovasi dalam aktivitas kemahasiswaan, dan menjaga integritas sebagai identitas utama HMS Biologi. MUBES Ke-2 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pondasi organisasi sekaligus memajukan peran mahasiswa biologi di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *