Konfercab PDIP Kepulauan Sula: Regenerasi Kader untuk Melahirkan Pemimpin Daerah yang Berkarakter

Sanana, publikmalut.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kepulauan Sula menegaskan bahwa pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) bukan hanya sekadar agenda penyegaran struktur, tetapi merupakan bagian penting dari upaya besar partai dalam membangun proses regenerasi kepemimpinan yang berkualitas. Melalui forum ini, PDIP ingin memastikan calon pemimpin daerah lahir dari kader internal yang telah ditempa lewat proses kaderisasi yang berkelanjutan.

Ketua Bidang Politik dan Transformasi Hukum DPD PDIP Kepulauan Sula, Ashari Do Yasin, menyampaikan bahwa PDIP memiliki garis ideologi dan sistem pendidikan politik yang jelas dalam menyiapkan calon pemimpin.

Bacaan Lainnya

“PDIP memiliki DNA politik yang tegas: setiap momentum politik harus diisi oleh kader yang tumbuh dan ditempa di dalam tubuh partai. Figur yang diusulkan bukan sosok instan, melainkan kader yang sudah melewati proses pembinaan,” ujar Ashari.

Ia menegaskan bahwa PDIP Kepulauan Sula tidak lagi ingin menghadirkan “kader karbitan” yang seringkali menimbulkan kerumitan dalam dinamika politik daerah. Karena itu, setiap kandidat yang direkomendasikan harus memiliki kesiapan mental, kapasitas, serta kematangan yang memadai.

Ashari menjelaskan, seluruh mekanisme berjalan secara berjenjang dari tingkatan paling bawah. Konfercab akan menghasilkan tiga nama calon pimpinan yang kemudian mengikuti tahapan lanjutan berupa fit and proper test serta psikotes yang digelar oleh DPP PDIP sebelum diterbitkan Surat Keputusan (SK).

“Prosedur ini adalah bentuk kedisiplinan organisasi untuk memastikan struktur partai tersusun secara ideal dan mampu menjalankan program kerja secara sistematis dan terarah,” tambahnya.

Ia turut menyinggung bahwa Bupati Kepulauan Sula saat ini merupakan kader yang lahir dari proses kaderisasi PDIP, meski pada perjalanan politik berikutnya memilih jalur berbeda.

“Hal itu kami anggap sebagai bagian dari dinamika demokrasi. Namun PDIP tidak kekurangan kader. Kami terus menyiapkan generasi terbaik untuk memimpin Kepulauan Sula ke depan,” tutup Ashari Do Yasin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *